-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bentuk Tulisan Jurtnalistik dan Teknis Penulisanya

Senin, 18 Januari 2021 | Januari 18, 2021 WIB Last Updated 2021-01-21T13:21:15Z


Kabar-nusantara.com, Mukomuko, Bengkulu - Menulis bukanlah pekerjaan yang mudah bagi semua orang. Tetapi tidak berarti tidak dapat dipelajari. Semua orang akan dapat menulis dengan baik apa bila ia mau belajar dan berlatih keras. Ada teknik menulis yang dapat dipelajari, tetapi hanya dengan mempelajarinya tidak akan membuat seseorang tiba-tiba menjadi pintar menulis. Ia memerlukan banyak latihan.

Pada dasarnya ketrampilan menulis tidak dapat dilepaskan dari olah pikir. seseorang yang terbiasa untuk berpikir sistematik dan logik tentu akan mudah menuangkanya dalam bentuk tulisan. Hal itu berarti, seseorang yang tulisannya awut-awutan dalam arti pemaparannya meloncat- loncat, dapat dipastikan bahwa jalan pikiran orang itu juga tidak sistimatik dan tidak logi.

Menulis dengan baik, dengan suatu alur cerita yang mengalir, dengan pemaparan pokok persoalan secara runtuk dan sistematik, memang tidak dapat dipelajari dalam sekejap. Hal itu memerlukan waktu yang sangat lama dengan berkaitan erat dengan olah pikir, bukan sekedar teknik ketrampilan.

Untuk mempelajari teknik menulis yang sifatnya ketrampilan, semua orang dapat mengikuti kursus atau membaca buku-buku petunjuk, lalu berlatih sendiri di rumah setiap saat tanpa. Cara belajar seperti itu sebenarnya bersifat bimbingan Orang yang belajar atau mengikuti kursus itu pada dasarnya sudah memiliki kemampuan di dalam dirinya, Karena itulah seseorang yang belum pernah menulis sama sekali akan merasa tidak mendapatkan apa-apa ketika ia mengikuti kursus. pelajaran yang dapatnya bersifat pengetahuan tentang cara menulis. Itu sebabnya uraian dibawah ini pun hanya bersifat tuntunan.

Dalam mempelajari terunik menulis, terlebih dahulu kita harus mengetahui fungsi dan bentuk tulisan, khususnya yang berkaitan dengan jurnalistik. Pada hakekatnya tulisan khususnya jurnalistik itu merupakan hasil olah pikir atas penghematan terhadap peristiwa tentunya yang diungkapkan secara tertulis. Agar hasil olah pikir itu dimengerti secara tepat oleh pembacanya, maka pemilihan bahasa dan katanya harus tepat pula.

Dmulai dari yang.. Paling penting, kemudian Penting, kemudian yang tak Penting, semakin tidak penting.

Alasan penulisan seperti itu untuk memudahkan penyuntingan atau pembuangan informasi yang tidak penting karena keterbatasan kolom yang tersedia di surat kabar atau majalah. Cara menuliskan berita dimulai dengan : penulisan  lead   atau  teras   berita.  Teras ini merupakan bagian terpenting dari seluruh berita. 

Dalam  teras ini tercermin seluruh isi berita. Karena itu ia memuat unsur-unsur  5 W+1 H   Kelima W itu ialah What (apa), Who (siapa), Where (di mana), When (kapan), dan Why (mengapa), sedangkan 1 H berarti How ( bagaimana). Unsur apa dari keenam unsur itu yang akan ditonjolkan dalam berita tergantung dari faktanya. Cara menuliskan teras berdasarkan unsur yang akan ditonjolkan. (Sinema)

×
Berita Terbaru Update