-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tim Kejati Sulbar Bekuk Terpidana Kasus Pencabulan

Rabu, 04 November 2020 | November 04, 2020 WIB Last Updated 2020-11-03T22:55:04Z

Kabar-nusantara.com, Sulbar - Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat kembali berhasil membekuk tiga terpidana kasus pencabulan dipimpin langsung Asintel, Irvan PD Samosir dan Kajari Polewali Mandar, Muhammad Ichwan, setelah sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama 2 tahun. Ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda diwilayah Kabupaten Polman.

“Ketiga terpidana adalah Lukman Bin Abdul Kadir, Ahmad Islami dan Anwar Bin Rudi Alias Aco,” tutur Kajati Sulbar, Johny Manurung, Selasa 3/11/2020

Dikatakan, pertama kali ditangkap adalah Lukman, selang beberapa jam tim Kejaksaan meringkus ahmad Islami. Sedangkan Anwar ditangkap saat berada dalam mobil di depan masjid kawasan Kecamatan Campalagian, Polman.

“Anwar Bin Rudi Alias Aco ditangkap di depan masjid Al Muzaffar Jalan Poros Mapilli dusun Bonde – Bonde, Desa Bonde tanpa perlawanan dicegat di mobil,” katanya.

Ia menambahkan, Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No: 2372, 2382 dan 2378/ PID. SUS/2018 tanggal 15 April 2019, Para terpidana telah terbukti melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, dan berdasarkan putusan MARI para DPO terbukti telah melanggar Pasal 82 Ayat (1) Jo. Pasal 76E UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

Penangkapan DPO oleh Tim Kejati Sulbar, dilakukan atas instruksi dan pengarahan dari Kejagung. Sebagai wujud dukungan program kerja Jaksa Agung RI dalam melakukan penegakan hukum sekaligus bentuk nyata keseriusan Kejaksaan dalam melaksanakan putusan pengadilan.

Setelah dilakukan serangkaian rapid tes oleh tenaga medis dari Puskesmas Pekabatta diruang Klinik Kejari Polewali Mandar, ketiganya dinyatakan non reaktif Covid-19, selanjutnya dibawa ke Lapas untuk menjalani hukuman. (Gideon) 

×
Berita Terbaru Update